Makmum Batal Wudhu Saat Sholat Berjamaah

Tidak menutup kemungkinan, bahwa ketika sedang sholat berjamaah wudhu kita batal karena buang angin misalnya. Lalu apa yang mesti kita lakukan jika saat itu kita menjadi makmum dan berada di tengah-tengah shaf. Berikut penjelasan mengenai hal tersebut, semoga bermanfaat.

Orang yang “buang angin” ketika shalat jemaah harus meninggalkan shaf dan tidak boleh diam di tempat, karena orang yang tidak shalat, sementara dia berada di tengah-tengah shaf, akan memutus shaf. Padahal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengamcam orang yang memutus shaf. Beliau bersabda,

“Barang siapa yang menyambung shaf maka Allah akan menyambung dirinya dan barang siapa yang memutus shaf maka Allah akan memutus dirinya.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, dan An-Nasa’i; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Kemudian, ketika wudhu/shalat seseorang batal dan ia ingin meninggalkan shaf, dia diperbolehkan melintas dan lewat di depan barisan makmum, karena makmum tidak memiliki sutrah (batasan shalat); yang memiliki sutrah hanya imam. Dasarnya adalah hadis dari Ibnu Abbas, bahwa beliau mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika peristiwa Fathu Mekah, dan pada saat itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang shalat berjemaah bersama para sahabat.

“… Sementara, aku dan saudaraku (Fadhl bin Abbas) sedang berboncengan naik keledai. Kemudian, kami lewat di depan shaf makmum, turun, lalu ikut shalat berjemaah, sementara keledai berkeliaran di antara shaf shalat jemaah dan mereka tidak membatalkan shalat.” (H.R. Ahamd; dinilai sahih oleh Syu’aib Al-Arnauth)

Sumber: www.konsultasisyariah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s